Cara Membangun dan Mempertahankan Loyalitas Karyawan

Karyawan merupakan salah satu aset penting dari sebuah perusahaan karena ketika perusahaan tersebut berdidi tanpa memiliki karyawan, hal ini pastinya tidak akan bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan. Namun, dalam hal ini, karyawan berkedudukan sebagai salah satu intangible asset yang mana pengukuran terhadap karyawan bisa dilihat dari loyalitas yang dimiliki terhadap perusahaan.

Dan, loyalitas karyawan itu sendiri merupakan suatu nilai yang tidak bisa diukur secara pasti bahkan dalam bentuk ukuran uang sekalipun seperti gaji yang besar ataupun bonus lainnya.

Untuk bisa mempertahankan dan memajukan perusahaan, salah satu hal yang penting untuk dilakukan adalah membangun serta mempertahankan loyalitas yang dimiliki karyawan terhadap perusahaan tersebut. Dengan semakin banyknya karyawan yang memiliki loyalitas tinggi, hal ini akan semakin menunjang produktivitas perusahaan juga akan semakin baik. Demikian juga sebaliknya, ketika loyalitas karyawan menajdi rendah, perusahaan mungkin akan mengalami suatu kendala dalam proses produktivitas terutama ketika banyak karyawan yang keluar dan masuk perusahaan.

Bila Anda inginmembangun serta mempertahankan loyalitas karyawan terutama mereka yang memiliki komitmen dan prestasi yang bagus untuk perusahaan, Anda sebaiknya memahami beberapa cara untuk melakukan hal tersebut. Continue reading

Contoh Form Penilaian Kinerja Karyawan yang Bagus

Penilaian kinerja atau evaluasi kinerja merupakan sebuah upaya untuk memberikan penilaian terhadap prestasi yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dari karyawan ataupun perusahaan secara menyeluruh. Namun demikian, tujuan tersebut seringkali tidak bisa tercapai karena adanya proses ataupun format penilaian kinerja dari perusahaan yang kurang bagus dan efektif.

Bila hal ini terjadi maka demotivasi kerja serta pencapaian sasaran yang menurun menjadi sebuah dampak yang akan terlihat dari tahun ke tahun di perusahaan tersebut. Hal inilah mengapa dalam penilaian kerja sebaiknya dilakukan dengan tepat dan berkualitas.

Anda sebaiknya memahami tentang kriteria dan langkah-langkah dalam menyusun sebuah penilaian kinerja di perusahaan sehingga penilaian ataupun evaluasi kinerja tersebut bisa dilakukan dengan baik dan berguna untuk peningkatan produktivitas perusahaan. Kriteria penilaian kinerja bisa efektif ketika dilakukan secara fair dan juga obyektif. Fair di sini bisa diartikan sebagai sesuai dengan standar yang telah disepakati. Dan, obyektif bisa dimaknai sebagai nilai yang diberikan sesuai dengan tingkat dari pencapaian.

Unsur-unsur yang harus diperhatikan supaya penilaian kinerja bisa fair adalah adanya sasaran kinerja yang jelas, adanya sasaran yang telah disepakati bersama, adanya sasaran yang berkaitan dengan uraian jabatan, terjadi pertemuan tatap muka, serta dilangsungkannya sebuah diskusi.

Sedangkan elemen yang harus dipertimbangkan untuk bisa melakukan penilaian kinerja secara obyektif adalah data-data yang tersedia merupakan data aktual, menunjukkan perilaku karyawan yang positif dan negatif, adanya ketegasan dari pihak perusahaan, sistem penilaian yang digunakan merupakan sistem yang terstruktur, formulir penilaian juga tidak rumit, serta memilikikemampuan untuk memberikan penilaian. Continue reading

Metode Terbaik untuk Melakukan TNA atau Training Need Analysis

Training need analysis adalah sebuah training yang bertujuan untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh seorang karyawan dalam sebuah perusahaan untuk bisa semakin memaksimalkan kinerjanya dan meningkatkan performanya.

Training ini sedang popular dilakukan oleh banyak perusahaan besar yang memang ingin meningkatkan daya saingnya dalam dunia bisnis Indonesia.

Training Need Analysis ( TNA ) sangatlah penting karena secara tidak langsung akan berkaitan dengan kemajuan perusahaan. Semakin berkualitas sebuah perusahaan maka biasanya memiliki sumber daya manusia yang juga berkualitas tinggi. Dengan melihat apa saja kebutuhan training setiap karyawan maka potensi mereka bisa semakin digali lebih dalam.

Banyak sekali perusahaan yang melewatkan kesempatan untuk memajukan dirinya dengan memajukan karyawannya. Pelatihan memang membutuhkan biaya yang cukup besar apalagi jika dilakukan secara berkala dan berkelanjutan untuk semua jabatan yang ada. Continue reading