Alasan Perusahaan Menerbitkan Surat Peringatan & Prosedur Pembuatan SP

Bekerja di sebuah perusahaan itu berarti sebagai karyawan Anda sudah harus mematuhi setiap aturan yang ada. Jika Anda melanggar atau tidak taat aturan maka siap-siap saja mendapatkan sangsi dari perusahaan tempat Anda bekerja. Sangsi tersebut bisa berupa teguran lisan atau peringatan namun jika dirasa sudah lebih berat maka bisa dengan penerbitan SP. Biasanya karyawan yang mendapatkan SP sudah merasa takut apalagi jika angka yang terbit semakin besar. Tahap terakhir dari sebuah SP adalah PHK.

Ada banyak alasan kenapa seorang karyawan bisa sampai diberikan surat peringatan secara serius oleh sebuah perusahaan. Biasanya mereka melakukan kesalahan yang merugikan perusahaan secara langsung. Namun ada juga yang justru melakukan attitude yang tidak baik seperti sering bolos kerja, selalu datang terlambat, tidak pernah ikut rapat, dll.

Bekerja pada sebuah perusahaan maka akan berkaitan langsung dengan banyak pihak seperti sesama karyawan, atasan dan manajemen. Jika kinerja Anda tidak baik maka tentu saja perusahaan akan sangat dirugikan. Oleh sebab itu pertimbangkan kembali keputusan atau segala kegiatan yang akan Anda lakukan apakah hal itu akan menjadikan masalah di kemudian hari. Continue reading

Makalah tentang Hubungan Industrial Dan Undang-Undang Ketenagakerjaan

Mendapatkan tugas menyusun makalah tentang Hubungan Industrial dan Undang-Undang Ketenagakerjaan mungkin menjadi tugas yang cukup menantang. Topik tersebut nantinya akan membahas dan menjelaskan tentang bagaimana mengatur hubungan industrial yang harmonis serta kondusif antara pihak pengusaha dengan pekerja yang sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Artikel kali ini akan menjelaskan tentang bagaimana cara menyusun dan membuat makalah manajemen sumber daya manusia yang berkualitas yang nantinya bisa menjadi bahan referensi bagi Anda untuk membuat tugas makalah.

Sebelumnya, Anda sebaiknya memahami terlebih dahulu makalah itu apa. Makalah merupakan sebuah karya tulis ilmiah yang berbentuk tulisan dan disusun secara sistematis serta runtut yang mana hal ini juga disertakan analisis yang bersifat obyektif dan logis dengan memperhatikan berbagai bagian pendukungnya secara ilmiah.

Setelah memahami definisi atau pengertian dari makalah, kini Anda bisa mulai mempelajari tentang bagaimana cara membuat makalah manajemen Sumber Daya Manusia dengan topik yang berkaitan tentang Hubungan Industrial dan UU Ketenakerjaan yang berkualitas sebagaimana yang akan dijelaskan berikut ini. Continue reading

Merencanakan Program Pengembangan SDM demi Peningkatan Kinerja Bisnis

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk membentuk dan menghasilkan manusia berkualitas yang memiliki kecakapan, kemampuan dan loyalitas dalam melaksanakan pekerjaannya di sebuah organisasi maupun perusahaan.

Pengembangan SDM sangat perlu untuk dilakukan mengingat di era teknologi saat ini banyak sekali perusahaan-perusahaan yang saling bersaing untuk mendapatkan tenaga kerja berkualitas. Salah satu aspek yang dapat menunjang proses pengembangan SDM ini adalah aspek pendidikan.

Seseorang dengan tingkat pendidikan yang rendah pada umumnya memiliki kecakapan dan kemampuan yang rendah pula. Hal tersebutlah yang banyak membuat perusahaan-perusahaan besar lebih memilih tenaga kerja yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi. Continue reading

Pelatihan Manajemen SDM di Jakarta

Manajemen sumber daya manusia atau yang juga biasa disebut MSDM merupakan suatu ilmu tentang cara mengatur hubungan serta peranan tenaga kerja secara efektif dan efisien agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam upaya untuk mencapai target yang ingin diraih secara maksimal.

Meski yang menjadi subjek adalah tenaga kerja, namun manajemen sumber daya manusia bukan hanya tentang manusianya saja melainkan juga menyangkut desain serta implementasi system perencanaan, penyusunan dan pengembangan karyawan, pengelolaan karier, kompensasi karyawan, evaluasi kerja serta hubungan ketenagakerjaan.

Kita semua mengetahui bahwa persaingan bisnis sudah semakin ketat bahkan keras dan kasar.

Jika sebuah perusahaan tidak mampu untuk membangun serta mempersiapkan SDM yang berkualitas, maka besar kemungkinan perusahaan tersebut akan menemui banyak sekali kendala, bahkan bisa berujung kebangkrutan. Oleh karena itu bisa dibilang bahwa sumber daya manusia atau SDM merupakan modal penting yang akan menjadi motor penggerak perusahaan dalam menghadapi persaingan. Continue reading

Pelatihan Terbaik Cara Menyusun Struktur Gaji dan Evaluasi Jabatan

Bagi perusahaan melakukan pelatihan cara menyusun struktur gaji sangat penting, karena Gaji karyawan juga merupakan salah satu faktor penting yang perlu dijadikan pertimbangan ketika anda akan memulai untuk membuat sebauh perusahaan. Jumlah atau besar gaji karyawan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti ukuran perusahaan atau instansi terkait, serta posisi karyawan yang bersangkutan di perusahaan.

Sebagai pendiri perusahaan, penting bagi anda untuk mengetahui berbagai hal terkecil mengenai gaji karyawan. Salah satu faktor terpenting yang perlu anda perhatikan mengenai gaji karyawan adalah bagaimana menyusun struktur gaji karyawan yang baik.

Penggajian dalam hal cara menyusun struktur gaji karyawan di perusahaan adalah salah satu faktor terpenting dari maju mundurnya perusahaan. penggajian yang tepat dan efektif akan mampu membawa perusahaan ke puncak kesuksesan yang diharapkan oleh para pemegang saham atau pemilik bisnis. Continue reading

Cara Membangun dan Mempertahankan Loyalitas Karyawan

Karyawan merupakan salah satu aset penting dari sebuah perusahaan karena ketika perusahaan tersebut berdidi tanpa memiliki karyawan, hal ini pastinya tidak akan bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan. Namun, dalam hal ini, karyawan berkedudukan sebagai salah satu intangible asset yang mana pengukuran terhadap karyawan bisa dilihat dari loyalitas yang dimiliki terhadap perusahaan.

Dan, loyalitas karyawan itu sendiri merupakan suatu nilai yang tidak bisa diukur secara pasti bahkan dalam bentuk ukuran uang sekalipun seperti gaji yang besar ataupun bonus lainnya.

Untuk bisa mempertahankan dan memajukan perusahaan, salah satu hal yang penting untuk dilakukan adalah membangun serta mempertahankan loyalitas yang dimiliki karyawan terhadap perusahaan tersebut. Dengan semakin banyknya karyawan yang memiliki loyalitas tinggi, hal ini akan semakin menunjang produktivitas perusahaan juga akan semakin baik. Demikian juga sebaliknya, ketika loyalitas karyawan menajdi rendah, perusahaan mungkin akan mengalami suatu kendala dalam proses produktivitas terutama ketika banyak karyawan yang keluar dan masuk perusahaan.

Bila Anda inginmembangun serta mempertahankan loyalitas karyawan terutama mereka yang memiliki komitmen dan prestasi yang bagus untuk perusahaan, Anda sebaiknya memahami beberapa cara untuk melakukan hal tersebut. Continue reading

Contoh Form Penilaian Kinerja Karyawan yang Bagus

Penilaian kinerja atau evaluasi kinerja merupakan sebuah upaya untuk memberikan penilaian terhadap prestasi yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dari karyawan ataupun perusahaan secara menyeluruh. Namun demikian, tujuan tersebut seringkali tidak bisa tercapai karena adanya proses ataupun format penilaian kinerja dari perusahaan yang kurang bagus dan efektif.

Bila hal ini terjadi maka demotivasi kerja serta pencapaian sasaran yang menurun menjadi sebuah dampak yang akan terlihat dari tahun ke tahun di perusahaan tersebut. Hal inilah mengapa dalam penilaian kerja sebaiknya dilakukan dengan tepat dan berkualitas.

Anda sebaiknya memahami tentang kriteria dan langkah-langkah dalam menyusun sebuah penilaian kinerja di perusahaan sehingga penilaian ataupun evaluasi kinerja tersebut bisa dilakukan dengan baik dan berguna untuk peningkatan produktivitas perusahaan. Kriteria penilaian kinerja bisa efektif ketika dilakukan secara fair dan juga obyektif. Fair di sini bisa diartikan sebagai sesuai dengan standar yang telah disepakati. Dan, obyektif bisa dimaknai sebagai nilai yang diberikan sesuai dengan tingkat dari pencapaian.

Unsur-unsur yang harus diperhatikan supaya penilaian kinerja bisa fair adalah adanya sasaran kinerja yang jelas, adanya sasaran yang telah disepakati bersama, adanya sasaran yang berkaitan dengan uraian jabatan, terjadi pertemuan tatap muka, serta dilangsungkannya sebuah diskusi.

Sedangkan elemen yang harus dipertimbangkan untuk bisa melakukan penilaian kinerja secara obyektif adalah data-data yang tersedia merupakan data aktual, menunjukkan perilaku karyawan yang positif dan negatif, adanya ketegasan dari pihak perusahaan, sistem penilaian yang digunakan merupakan sistem yang terstruktur, formulir penilaian juga tidak rumit, serta memilikikemampuan untuk memberikan penilaian. Continue reading