Makalah tentang Hubungan Industrial Dan Undang-Undang Ketenagakerjaan

Mendapatkan tugas menyusun makalah tentang Hubungan Industrial dan Undang-Undang Ketenagakerjaan mungkin menjadi tugas yang cukup menantang. Topik tersebut nantinya akan membahas dan menjelaskan tentang bagaimana mengatur hubungan industrial yang harmonis serta kondusif antara pihak pengusaha dengan pekerja yang sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Artikel kali ini akan menjelaskan tentang bagaimana cara menyusun dan membuat makalah manajemen sumber daya manusia yang berkualitas yang nantinya bisa menjadi bahan referensi bagi Anda untuk membuat tugas makalah.

Sebelumnya, Anda sebaiknya memahami terlebih dahulu makalah itu apa. Makalah merupakan sebuah karya tulis ilmiah yang berbentuk tulisan dan disusun secara sistematis serta runtut yang mana hal ini juga disertakan analisis yang bersifat obyektif dan logis dengan memperhatikan berbagai bagian pendukungnya secara ilmiah.

Setelah memahami definisi atau pengertian dari makalah, kini Anda bisa mulai mempelajari tentang bagaimana cara membuat makalah manajemen Sumber Daya Manusia dengan topik yang berkaitan tentang Hubungan Industrial dan UU Ketenakerjaan yang berkualitas sebagaimana yang akan dijelaskan berikut ini.

Langkah-Langkah Penyusunan Makalah

1 Mencari sumber materi yang terkait
Sebelum Anda memulai dalam penyusunan dan pembuatan makalah, Anda bisa memulainya dengan mencari sumber materi dari berbagai sumber seperti buku yang tersedia di perpustakaan ataupun beberapa sumber lainnya termasuk internet yang hendaknya informasi tersebut juga harus relevan dan terkait dengan topik yang Anda butuhkan dalam penyusunan makalah.

GRATIS - Ebook Super tentang Strategi Pengembangan SDM dan Karyawan. Download sekarang.

2 Menguasai materi yang akan disusun
Setelah Anda mendapatkan berbagai sumber materi baik dari buku-buku ataupun berbagai informasi dari internet yang berkaitan dengan topik yang akan Anda bahas, Anda bisa mempelajari dan menguasai materi tersebut sebaik mungkin. Pemahaman dan penguasaan terhadap materi akan memudahkan Anda dalam pembuatan makalah nantinya karena bagaimanapun Anda sudah memahami materi tersebut dengan baik.

3 Pengkajian materi
Dengan materi yang sudah Anda pahami dan kuasai, Anda sebaiknya mengkaji materi tersebut dengan cara membuat rumusan masalah serta mencari solusi atas masalah yang telah dirumuskan. Dengan melakukan proses pengkajian materi, pikiran Anda akan semakin terbuka untuk memahami bagaimana permasalahan yang terjadi di lapangan serta berupaya untuk mencari solusi atas menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan materi yang sedang dikaji.

4 Penyusunan rumusan masalah
Setelah Anda memahami tentang materi makalah yang akan Anda buat, Anda bisa mulai menyusun dan membuat rumusan masalah ataupun kesimpulan sehingga Anda bisa memiliki point utama atau inti dari pembahasan makalah tersebut. Rumusan masalah tersebut bisa menjadi tolak ukur Anda untuk memahami bagaimana makalah yang Anda susun.

5 Penyusunan makalah
Degan semua proses yang telah Anda lakukan mulai dari mencari sumber materi, mempelajari hingga menguasai materi tersebut, melakukan pengkajian materi hingga menyusun rumusan masalah maka langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah memulai penyusunan masalah tentang hubungan industrial dan UU Ketenagakerjaan dengan susunan yang sesuai dengan ketentuan.

Dalam penyusunan makalah untuk tugas, Anda sebaiknya menyusunnya tepat waktu dan tidak tak menunda-nundanya karena bagaimanapun proses penyusunan makalah membutuhkan waktu yang juga tidak sebentar mulai dari pencarian sumber materi hingga pembuatan makalah itu sendiri. Anda sebaiknya mengatur waktu sebaik mungkin sehingga Anda bisa menyelesaikan dengan tepat waktu dan sesuai dengan keinginan Anda.

Elemen Penting dalam Penyusunan Makalah
Sebagai karya tulis ilmiah, makalah memiliki beberapa elemen penting yang harus diperhatikan sehingga mampu memenuhi ketentuan penulisan karya tulis ilmiah yang tepat. Beberapa elemen penting dalam makalah antara lain adalah:

1 Cover
Ini merupakan bagian yang akan terlihat pertama kali membuka makalah sehingga dalam pembuatan cover hendaknya rapi dan profesional. Makalah merupakan bagian dari karya tulis ilmiah yang harus bisa dipertanggungjawabkan sehingga kualitas cover juga akan menjadi salah satu bahan penilaian dalam penyusunan makalah. Dalam cover biasanya terdapat informasi tentang makalah itu mulai dari judul, tujuan makalah, logo atau gambar, penyusun makalah, serta tahun pembuatan.

2 Judul
Ini merupakan elemen yang menjadi gagasan utama dari permasalahan yang akan Anda angkat dalam makalah tersebut. Judul tersebut hendaknya sesuai dengan tujuan makalah yang disusun sehingga antara judul serta pembahasan yang ada dalam makalah akan terdapat kesinambungan.

3 Kata Pengantar
Dalam penyusunan makalah, Anda sebaiknya juga menuliskan kata pengantar yang berisi dengan kata-kata syukur dan terima kasih terhadap semua pihak yang telah mendukung penyusunan makalah tersebut. Selain itu, dalam kata pengantar juga diberikan sedikit gambaran tentang isi makalah tersebut serta adanya harapan dari penyusun makalah.

4 Daftar Isi
Ini juga menjadi bagian penting dalam penyusunan makalah karena di bagian ini menerangkan tema pembahasan makalah dari halaman satu ke halaman berikutnya. Keberadaan daftar isi akan memudahkan bagi para pembaca untuk menemukan judul ataupun materi pembahasan yang ada dalam makalah sehingga penulisan daftar isi tersebut hendaknya juga tersusun dengan rapi dan runtut untuk tiap judul ataupun sub judul yang ada pada tiap-tiap halaman.

GRATIS - Template Tabel Performance Appraisal Berbasis KPI dan Panduan Balanced Scorecard. Download sekarang.

5 Isi
Isi merupakan bagian terpenting dari makalah karena inti pembahasan pastinya akan diuraikan dalam bagian ini. Namun demikian, isi makalah biasanya juga terbagi atas beberapa bab yang memiliki pembahasan masing-masing mulai dari bab 1, bab 2, dan bab 3. Pada bab 1 biasanya berupa pendahuluan yang berisi tentang latar belakang permasalahan yang akan Anda angkat dalam makalah tersebut, rumusan masalah, tujuan penulisan makalah. Sedangkan pada bab 2 merupakan pembasahan dari permasalahan yang Anda angkat yang mana Anda menguraikan beberapa fakta pendukung untuk memperkuat tulisan Anda, menganilisis permasalahan, dan menemukan pemecahan atau solusi atas permasalahan tersebut. Pada bab 3 adalah kesimpulan tentang hasil penelitian Anda yang diangkat dalam makalah serta kritik ataupun saran terhadap permasalahan yang menjadi kajian Anda.

6 Daftar Pustaka
Sebagai karya tulis ilmiah, adanya sumber-sumber yang menjadi referensi dalam penulisan makalah pastinya menjadi hal yang sangat penting. Anda bisa menuliskan referensi ataupun sumber informasi yang menjadi rujukan Anda dalam menuliskan makalah tersebut baik dari buku, skripsi, jurnal ilmiah, ataupun beberapa sumber dari internet yang memiliki kredibilitas tentunya.

Meskipun mungkin sebagian orang menganggap bahwa penyusunan dan penulisan makalah bukanlah hal yang terlalu sulit untuk dilakukan, namun demikian, dalam menuliskan makalah, Anda sebaiknya juga mencermati hal-hal penting apa yang menjadi poin utama dalam penyusunan makalah sehingga makalah yang Anda susun juga memiliki kualitas. Sebelum Anda memulai penyusunan makalah, Anda sebaiknya mencari sumber materi yang cukup lengkap tentang topik yang akan Anda angkat dalam makalah tersebut sehingga proses pemahaman dan penguasaan materi pun akan lebih optimal.

Bila Anda memang tertarik untuk membuat makalah tentang hubungan industrial dan undang-undang Ketenagakerjaan, Anda sebaiknya mencari materi-materi yang berkaitan dengan topik tersebut dari berbagai sumber sehingga Anda bisa menemukan permasalahan yang memang layak untuk dijadikan dalam pembahasan pada makalah yang Anda susun.

GRATIS - Template Tabel Performance Appraisal Berbasis KPI dan Panduan Balanced Scorecard. Download sekarang.