Artikel Motivasi Paling Lengkap dan Komprehensif

Seberapa sering anda mendengar kata motivasi, apakah penting bagi anda? Manusia tidak lepas dari rasa tidak percaya diri, putus asa dan menyerah sebelum mereka berjuang. Kondisi ini akan membuat apa yang mereka harapkan menjadi tidak tercapai atau gagal ditengah jalan bahkan sebelum mereka menjalani suatu rencana untuk mencapai tujuan, mereka telah gagal dari awal.

Yang membuat semua itu gagal adalah keputus asaan dan kurang percaya diri. Kondisi seperti ini bisa dicegah ketika orang mendapatkan suatu motivasi dari dalam dirinya sendiri, orang lain maupun lingkungan sekitar. Motivasi bukan hanya sekedar tulisan dan omongan atau angan-angan namun ini adalah kekuatan bagi seseorang untuk bertahan hidup.

Siapapun itu mereka pasti membutuhkan motivasi untuk mewujudkan apa yang diinginkan atau untuk bertahan hidup. Semua orang juga mengalami masalah, tidak ada satu orang pun yang tidak pernah mengalami masalah sehingga mereka juga bisa mengalami frustasi atau patah semangat.

1. Pengertian Motivation
Motivasi berasal dari bahasa latin yaitu movere yang berarti daya penggerak atau dorongan. Motivasi sangat dibutuhkan bagi seseorang untuk menjalankan hidupya dan untuk bertahan hidup.

Motivasi merupakan tenaga penggerak dalam diri seseorang karena rangsangan dari dalam atau luar untuk menjalankan aktivitas atau mempertahankan hidupnya dari berbagai rintangan. Motivasi yang baik akan mendorong seseorang untuk bekerja dan hidup lebih baik pula. Motivasi tidak hanya berasal dari diri sendiri namun juga berasal dari orang lain atau motivator dan lingkungan sekitarnya.

GRATIS - Ebook Super tentang Strategi Pengembangan SDM dan Karyawan. Download sekarang.

Motivasi akan mempersoalkan bagaimana cara yang tepat untukmendorong gairah dalam bekerja baik bagi atasan maupun bawahan. Dengan motif maka seseorang akan tergerak untuk bertindak dalam suatu perilaku tertentu. Dorongan untuk menggerakkan seseorang tersebut bisa terjadi dari dalam diri yang berasal dari proses fisiologis maupun pemikiran individu.

Motovasi ibarat sebuah kekuatan yang mampu membuat orang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kekuatan tersebut aan mendorong seseorang untuk menjadi lebih baik dari keadaan yang dirasa kurang baik. Manusia yang selalu ingin menjadi lebih dari lainnya, mereka akan bisa mewujudkan apa yang diinginkan karena motivasi.

Ciri-ciri motivation:
• Motivasi terhadap perilaku secara berkelanjutan
Motivasi ini tetap akan ada dalam jangka waktu yang lebih lama. Perilaku yang kurang baik bisa menjadi lebih baik karena mendapatkan motivasi yang baik dengan mengubah perilaku tersebut sesuai akidah yang berlaku.

• Motivasi yang digunakan untuk pencapaian tujuan tertentu
Motivasi ini dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu, misalnya seorang anak mendapatkan motivasi dari orang tuanya untuk belajar rajin agar dia bisa naik kelas. Karena orang tua menginginkan anaknya naik kelas maka mereka berusaha untuk memberikan dorongan dan semangat yang luar biasa. Karena motivasi tersebut maka anak bisa belajar dengan baik dan mampu mewujudkan apa yang diinginkan orang tuanya.

• Motivasi yang diperlukan untuk kebutuhan pribadi
Seseorang yang memiliki kebutuhan dan harus didapatkan maka dia akan termotivasi untuk mendapatkan apa yang diinginkan cepat atau lambat. Adanya suatu kebutuhan yang dirasakan untuk menciptakan konsep tertentu. Kebutuhan tersebut tentu berasal dari dalam dirinya sendiri, orang lain tidak mengetahui apa kebutuhan yang dia inginkan, namun orang lain akan mengetahui kebutuhan tersebut bila sudah diwujudkan oleh orang yang bersangkutan.

Tiap orang tentu memiliki kebutuhan pribadi yang berbeda-beda, ada yang ingin mendapatkan lebih dari yang orang lain miliki namun ada juga yang menginginkan kebutuhan dibawah orang lain. Kebutuhan tersebut tentu ada yang mudah didapatkan namuna da pula kebutuhan pribadi yang sulit didapatkan. Kebutuhan pribadi akan mudah terwujud ketika seseorang memiliki motivasi dalam dirinya untuk mewujudkan kebutuhan tersebut cepat atau lambat.

2. Motivation at work
Bekerja bukan hanya menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh atasan, bekerja juga memiliki tujuan selain anda menginginkan uang.

Bekerja bukan sekedar datang ke kantor dan menyelesaikana apa yang ada di depan meja kerja anda. Seseorang kadang mengalami depesi berat karena pekerjaan yang dirasa tidak mampu dilakukan. Namun banyak pula orang yang tidak memiliki semangat kerja atau gairah kerja karena hal tertentu. Disinilah motivasi kerja sangat diperlukan untuk membangun sikap dan tindakan pekerja yang lebih professional.

2.1 Definisi motivation at work menurut para ahli:
• John R. Schemerhorn
Motivasi merupakan hal yang mengacu pada sesuatu yang ammpu mendorong seseorang dari dalam dirinya yang berpengaruh terhadap arah, gigihnya dan kemampuan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan.

• Ellen A Benowitz
Motivasi kerja merupakan kekuatan yang menimbulkan seseorang bertindak dengan cara tersendiri. Orang yang memiliki motivasi rendah akan malas bekerja sedangkan mereka yang memiliki motivasi tinggi akan rajin bekerja.

GRATIS - Template Tabel Performance Appraisal Berbasis KPI dan Panduan Balanced Scorecard. Download sekarang.

• R. Terry
Motivasi kerja merupakan keinginan seseorang yang menimbulkan dorongan untuk melakukan sesuatu.

• Wahjosumadjo
Motivasi kerja merupakan suatu proses psikologis yang memberikan interaksi baik dikap maupun kebutuhan dan kepuasan yang ada pada diri seseorang.

2.2 Teori motivation at work
Dalam motivasi kerja, ada beberapa teori yang akan memudahkan seseorang dalam pencapaian tujuan tertentu.

Teori-teori tersebut diantaranya adalah:

1. Teori eksistensi- Relasi-Pertumbuhan
 Teori yang juga dikenal dengan sebutan teori Existence, Relatedness dan Growth need
 Teori ini dikembangkan oleh Alderfer
 Teori yang merupakan gabungan dari beberapa teori dari Maslow yang meliputi existence need, relatedness need dan growth needs
• Existence need adalah kebutuhan utama seperti untuk mendapatkan makanan, rumah, uang, mobil dan air.

Beberapa kebutuhan yang dibutuhkan dalam teori ini merupakan kebutuhan rasa aman dan juga kebutuhan fisiologikal.

• Relatedness need
 Kebutuhan yang digunakan untuk membagi pikiran maupun perasaan seseorang terhadap orang lain.
 Seseorang akan membiarkan orang lain untuk menikmati sesuatu yang sama dengan orang tersebut.
 Teori ini mencakup kebutuhan eksternal dan kebutuhan sosial yang ditujukan untuk mendapatkan penghargaan

• Growth needs
Kebutuhan pertumbuhan, yaitu suatu kebutuhan yang berguna untuk mengembangkan kemampaun seseorang secara penuh.

2. Teori tata tingkat kebutuhan
Jika satu kebutuhan dipenuhi maka kebutuhan lain akan menggantikan kebutuhan tersebut. Yang termasuk dalam teori ini diantaranya adalah kebutuhan rasa aman, aktualisasi diri maupun harga diri.

Lima kebutuhan dalam teori tata tingkat kebutuhan:

 Physical needs
Kebutuhan yang dibutuhkan sehari-hari seperti sandang, pangan dan papan
 Social needs
Kebutuhan dicintai, mencintai, pergaulan dan sosialisasi dalam suatu organisasi
 Safety needs
Kebutuhan untuk mendapatkan keamanan dan keselamatan dalam hidup terhadap ancaman yang membahayakan hidup
 The needs of esteems
Kebutuhan yang bertujuan untuk mendapatkan kehormatan, dihormati atau dihargai orang lain, mendapatkan pujian dan mendapatkan pengakuan.

3. Teori dua faktor
Teori yang menggunakann insiden kritikal yang dikembangkan oleh Herzberg
Teori ini mencakup faktor intrinsic dan faktor ekstriksic dari suatu pekerjaan

Faktor intrinsic pekerjaan diantaranya:
o Responsibility
Tanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan kepada tenaga kerja

o Advancement
Kemajuan yang dilakukan oleh tenaga kerja terhadap pekerjaannya

o Achievement
Pencapaian prestasi yang dilakukan oleh tenaga kerja yang lebih tinggi

o Recognition
Pengakuan yang diberikan kepada seseorang untuk prestasi kerjannya.

Faktor ekstrinsik pekerjaan:
o Gaji
Gaji adalah bagian penting dari suatu pekerjaan, tanpa gaji mana mungkin anda dan orang lain mau mengerjakan apa yang diperintahkan oleh atasan. Gaji memegang peranan penting dalam kehidupan seseorang karena dengan gaji mereka bisa mendapatkan apa yang diinginkan. Bila gaji besar maka mereka akan bersemangat dalam bekerja, namun dengan imbalan gaj yang terlalu kecil yang tidak sebanding dengan pekerjaan yang dibebankan, mereka tentu tidak akan bersemangat dalam bekerja.

o Kebijakan perusahaan dan administrasi yang dijalankan
Kebijakan perusahaan maupun sitem administrasi yang baik akan menguntungkan karyawannya. Ketika perusahaan memiliki kebijakan yang kurang baik terhadap karyawan maka karyawan juga akan memiliki etos kerja yang rendah, mereka tidak akan semangat lagi dalam bekerja. Hal ini tentu akan merugikan perusahaan.

o Hubungan antar karyawan,karyawan dengan atasan
Dalam lingkup perusahaan, hubungan antar karyawan dengan karyawan maupun karyawan dengan atasan memang sangat penting. Suatu proses pekerjaan yang akan diselesaikan tidak akan cepat selesai bila tidak ada kerjasama yang baik dari masing-masing pihak. Sekalipun dalam perusahaan tersebut ada atasan yang sanat pandai dan bisa melakukan apa saja, tetap saja atasan tersebut membutuhkan bawahannya untuk memaksimlakan kerja.

o Kondisi lingkungan kerja
Suasana kerja yang menyenangkan, masing-masing individu bisa bekerja sama dengan baik maka perushaaan tersebut akan mudah berkembang. Namun saat ini masih banyak kondisi lingkungan kerja yang tidak mendukung proses kerja karyawannya sehingga perusahaan tidak bisa berkembang dengan baik.

2.3 Pola Motivation at Work
o Prestasi
Suatu dorongan untuk mencapai kesuksesan dan mengatasi semua rintangan untuk lebih berkembang. Prestasi yang baik membutuhkan dorongan yang kuat dari seseorang untuk meningkatkan sesuatu yang lebih baik. Prestasi akan mudah didapatkan bila seseorang memiliki motivasi yang tertanam dalam dirinya untuk menjadi lebih dari orang lain.

o Kompetensi
Suatu dorongan untuk pencapaian hasil pekerjaan yang maksimal agar bisa bersaing dengan lainnya. Dalam suatu kompetendi tentu ada yang kalah dan juga ada yang menang. Yang memang memiliki keyakinan kuat bahwa mereka bisa mengalahkan yang kalah. Yang kalah mereka tidak memiliki kekuatan untuk melawan yang memang. Kompetensi disertai dengan motivasi untuk menang, maka seseorang akan mudah mendapatkan apa yang diinginkan yaitu kemenangan.

o Kekuasaan
Dorongan yang bisa mempengaruhi orang yang ada disekitar seperti atasan kepada bawahannya. Dengan kekuasaan tersebut maka seseorang bisa melakukan apa saja yang diinginkan kepada bawahannya.

o Afiliasi
Dorongan yang berhubungan dengan beberapa orang yang lebih efektif.

3. Hambatan-hambatan Motivation at Work
o Tidak percaya diri
Motivasi akan gagal bila seseorang tidak percaya diri, merasa dirinya sangat lemah dan tidak bisa melakukan halyang lebih baik lagi. Ketidak percayaan pada diri sendiri akan mematikan motivasi kerja sejak awal.

Tidak percaya diri akan menghilangkan potensi yang cukup besar, ide atau gagasan besar yang akan dikemukakan. Tidak percaya diri adalah mindset negative dan sangat mempengaruhi pekerjaan seseorang. Percaya diri adalah kekuatan tertinggi jadi harus dipupuk dengan motivasi yang tepat.

Sekalipun seorang mendapatkan motivasi dari motivator terbaik, namun ketika dia tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup tentu saja mereka tidak mampu menghadapi masalah yang dialaminya. Ketidak percayaan diri tersebut sebenarnya bisa di atasi ketika seseorang menyadari bahwa dirinya sangat berarti bagi orang lain.

o Mindset negative
Mindset negative adalah penghambat utama keberhasilan. Mindset negative akan menimbulkan ketakutan tanpa ada fakta yang tepat tentang ketakutan tersebut. Mindset negative bisa dikalahkan dengan keyakinan dan percaya diri yang kuat. Seseorang yang memiliki mindset negatif adalah mereka yang tidak percaya dengan diri sendiri.

o Kecemasan
Cemas berawal dari mindset negative kemudian muncul ketakutan yang luar biasa. Cemas akan membuat gelisah dan menghilangkan mood kerja. Kecemasan akan menutup semua ide, harapan dan mimpi yang akan dicapai melalui kerja keras tersebut. Seorang yang cemas tidak akan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik, mereka akan terus dihantui oleh rasa takut yang berlebihan.

o Tidak menghargai diri sendiri
Merasa diri tidak ada gunanya,ini akan menghancurkan motivation at work. Menganggap diri kurang penting menimbulkan seseorang tidak memiliki cita-cita. Seorang yang menghargai diri sendiri mereka akan merasa lebih berarti dan termotivasi untuk melakukan seseuatu yang lebih baik dari sekarang. Hargailah diri anda sehingga anda tetap termotivasi untuk melakukan sesuatu yang jauh lebih baik dari sekarang.

o Perasaan tak memiliki masa depan
Seseorang yang tak memiliki masa depan tidak akan termotivasi kerjanya. Mereka menganggap masa depannya suram berarti mereka akan kehilangan semangat kerja. Mereka cenderung untuk pesimis dan hal ini akan menyebabkan kegagalan dan kekecewaan.

Semua orang pasti memiliki masa depan bahkan mereka yang tdiak bersekolah juga memiliki masa depan. Ketika anda menyadari bahwa masa depan itu harus anda perjuangkan maka hal inilah yang menjadi motivasi anda untuk berubah menjadi lebih baik lagi.

4. Manfaat Motivation at Work
Seseorang memberikan motivasi kepada orag lain dengan tujuan untuk mempengaruhi orang tersebut. Motivasi bukan hanya sekedar omongan atau sekedar tulisan namun motivasi memberikan dampak luar biasa bagi orang lain. Berikut beberapa manfaat dari motivasi, diantaranya adalah:

o Pendorong semangat kerja
Dengan motivasi maka seseorang akan lebih bersemangat dalam bekerja. Tanpa motivasi hanya sedikit orang yang mau untuk bersemangat dalam menjalankan pekerjaannya. Motivasi yang baik akan memudahkan seseorang untuk bekerja lebih giat dari sebelumnya. Bahkan seorang pemimpin perusahaan pun membutuhkan motivasi agar tidak mudah putus asa dalam menghadapi segala tantangan diluar.

o Penggerak semangat kerja
Dengan motivasi seseorang akan lebih bergairah untuk bergerak maju. Kekuatan dari motivasi tersebut menjadi penggerak yang tak terbendung oleh tubuh dan pikiran seseorang dalam menjalankan tugasnya. Dengan motivasi seseorang mampu membuat dirinya menjadi seorang professional dan lebih baik dari orang lain.

o Memudahkan kesuksesan
Tidak ada sukses yang datang sendiri bahkan bagi mereka yang telah sukses berkali-kali. Motivation at work menjadi mesin penggerak yang cukup efektif untuk karyawan agar bekerja secara maksimal. Dengan motivasi akan menumbuhkan sikap professional seseorang yang sangat baik di dunia kerja dan di lingkungannya. Seorang yang professional dan memiliki perilaku yang baik itulah yang mendapat nilai tambah dari atasan.

o Menumbuhkan kepercayaan diri
Setiap orang harus percaya diri agar bisa sukses, motivasi adalah salah satu bagian penting untukmenumbuhkan kepercayaan diri pada seseorang. Motivasi memberikan dorongan kuat agar seseorang menjadi yakin dan percaya dengan kekuatan yang dimilikinya. Kepercayaan diri ini akan tumbuh ketika mereka yakin bahwa dirinya mampu menghadapi semua tantangan sekalipun sangat berat.

o Menghilangkan mindset negatif
Pikiran negative yang semakin lama semakin menumpuk bisa menggagalkan kesuksesan. Motivation at work bisa menjadi cara tepat untuk menghilangkan mindset negative.

GRATIS - Template Tabel Performance Appraisal Berbasis KPI dan Panduan Balanced Scorecard. Download sekarang.